Open Your Mind!!
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir." (QS. AR RUUM:21)

Tugas UTS Bahasa Inggris Semester I Pasca Angkatan XIV



TUGAS : UTS BAHASA INGGRIS
DOSEN PENGAMPUH: Dr. ISTIQAMAH, MA
OLEH: IRFAN (2174100504)
SEMESTER/ANGKATAN: I / XIV PASCA IAIN Pontianak

Implementasi Pendidikan Karakter di SD Muhammadiyah 2 Kota Pontianak
            Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah kenyataan tentang semakin menurunnya etika dan moral di kalangan pelajar dan semakin maraknya pengkomsumsian serta kenakalan pelajar, seperti perbuatan asusila, tawuran, pengkomsumsian minuman keras, narkoba bahkan perilaku bullying yang tidak saja terjadi di laur sekolah bahkan terjadi pula di lingkungan sekolah. Pendikan karakter diyakini sebagai cara yang signifikan untuk memecahkan masalah tersebut. Pendidikan karakter selain dimaksudkan untuk menanamkan nilai-nilai karakter mulia pada peserta didik, juga merupakan upaya dalam rangka pencapaikan tujuan penididikan nasional. Dengan demikian penerapan pendidikan karakter di sekolah merupakan sebuah keniscayaan.
            Fokus penelitian ini adalah tentang implementasi pendidikan karakter di SD Muhammadiyah 2 Kota Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perencanaan pendidikan karakter di SD Muhammadiyah 2 Kota Pontianak, 2) Pelaksanaan pendidikan karakter di SD Muhammadiyah 2 Kota Pontianak, 3) Keberhasilan pendidikan karakter di SD Muhammadiyah 2 Kota Pontianak.
            Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriktif. Teknik dan alat pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tidak terstruktur, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi. Sumber data utama adalah kepala sekolah dan guru. Sedangkan teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik perpanjangan keikutsertaan, triangulasi, member check, pengecekan sejawat melalui diskusi dan kecukupan referensi. Tehnik analisi data yang digunakan terdiri dari pengumpulan data, reduksi data display data dan penarikan kesimpulan.
            Hasil Penelitian menunjukkan: 1) Perencanaan pendidikan karakter di SD Muhammadiyah 2 Kota Pontianak terdiri dari perencanaan yang bersifat umum dan bersifat mendetail. 2) Pelaksanaan pendidikan karakter di SD Muhammadiyah 2 Kota Pontianak dilakukan dalam tiga bentuk yaitu melalui kegiatan pembudayaan karakter dalam kehidupan sehari-hari, kegiatan ekstra kurikuler dan kegiatan proses pembelajaran di kelas. 3) Keberhasilan pendidikan karakter di SD Muhammadiyah Kota Pontianak dapat dilihat melalui du acara yaitu evaluasi proses dan evaluasi hasil.


Translate
Implementation of Character Education in SD Muhammadiyah 2 Pontianak City

This research is motivated by a fact about the decline of ethics and morale among students and the increasingly widespread pengkomsumsian and delinquency of students, such as immoral, brawl, alcohol consumption, drugs and even bullying behavior that occurs not only in school, even occur in the school environment . Character education is believed to be a significant way to solve the problem. Character education in addition is intended to instill the values ​​of noble characters in learners, is also an effort in order to achieve the goal of national investigation. Thus the application of character education in schools is a necessity.
The focus of this research is on the implementation of character education in SD Muhammadiyah 2 Kota Pontianak. This study aims to find out: 1) Character education planning in SD Muhammadiyah 2 Pontianak City, 2) Implementation of character education in SD Muhammadiyah 2 Pontianak City, 3) Success in character education in SD Muhammadiyah 2 Pontianak City.
This research uses qualitative approach with descriptive method. Techniques and data collection tools used were unstructured interviews, non-participant observations, and documentation studies. The main data sources are principals and teachers. While the technique of examining the validity of the data using extension techniques of participation, triangulation, member check, peer checking through discussion and reference adequacy. Analysis date techniques used consist of date collection, date reduction and date display drawing conclusions.
The results showed: 1) Character education planning in SD Muhammadiyah 2 Pontianak City consists of general and detailed planning. 2) Implementation of character education in SD Muhammadiyah 2 Pontianak City is done in three forms, namely through the activities of character culture in daily life, extra curricular activities and learning process activities in the classroom. 3) The success of character education in SD Muhammadiyah Pontianak City can be seen through du event that is evaluation process and result evaluation.

Tugas Mata Kuliah Bahasa Inggris

Disusun untuk Menyelesaikan Salah Satu Tugas Mata Kuliah Bahasa Inggris
Dosen Pengampuh : Dr. Istiqomah
Disusun oleh :
Syaiful Hodin (2174100518)
Irfan (2174100504)
Sahardi (2174100513)

 STRATEGIZING ISLAMIC EDUCATION
Jurnal

This paper attempts to put forward a formulation of a strategy in realizing Islamic education. The scope of Islamic education here does not confine to Muslims per se, but instead goes beyond ethnic-religious groups to entail with universally virtuous human beings and system of life, benefitting all, not only the Muslims alone (rahmatan-lil-alamin). With such a premise, this paper tends to emphasize on two fundamental requirements in strategizing the Islamic education. Firstly, on the nature of Islamic educational institutions. Secondly, on the strategy in enhancing the Islamic education itself. The discourses of the former come with the conviction that an Islamic educational institution has to be embedded firmly within Islamic philosophical and epistemological underpinning, reflecting by all of its deeds, from management, teaching-learning method, and research methodology. In the later, mission of an Islamic educational institution is stressed to be accomplished via innovative endeavors, by doing away with emulation from, benchmarking, and competing with other existing so-called Islamic and non-Islamic education. The aim is to become a real pioneering and leading institution, leaping forward beyond the typical follower image of many contemporary existing Islamic educational institutions nowadays.

STRATEGISASI PENDIDIKAN ISLAM
Transle

Makalah ini mencoba untuk mengajukan rumusan sebuah strategi dalam mewujudkan pendidikan Islam. Ruang lingkup pendidikan Islam di sini tidak terbatas pada umat Islam, tapi juga melampaui kelompok etnis-agama untuk melibatkan manusia dan sistem kehidupan universal, yang menguntungkan semua, tidak hanya kaum Muslim saja (rahmatan-lil-alamin). Dengan premis semacam itu, makalah ini cenderung menekankan dua persyaratan mendasar dalam menyusun strategi pendidikan Islam. Pertama, pada sifat lembaga pendidikan Islam. Kedua, pada strategi dalam meningkatkan pendidikan Islam itu sendiri. Wacana mantan datang dengan keyakinan bahwa sebuah institusi pendidikan Islam harus tertanam kokoh dalam fondasi filosofis dan epistemologis Islam, yang mencerminkan semua aksinya, mulai dari manajemen, metode belajar mengajar, dan metodologi penelitian. Di kemudian hari, misi sebuah institusi pendidikan Islam ditekankan untuk dicapai melalui usaha-usaha inovatif, dengan melakukan jauh dengan persaingan dari, benchmarking, dan bersaing dengan pendidikan Islam dan non-Islam lainnya yang sudah ada. Tujuannya adalah untuk menjadi institusi perintis dan terdepan yang nyata, melompat ke depan melampaui citra pengikut dari banyak institusi pendidikan Islam kontemporer saat ini.

STRATEGI PENDIDIKAN ISLAM
Terjemah Makna teks

Artikel ini mencoba untuk menjelaskan rumusan sebuah strategi dalam mewujudkan pendidikan Islam. Ruang lingkung pendidikan Islam di sini tidak khusus pada umat Islam, tetapi juga mencakup kelompok etnis-agama untuk melibatkan manusia dalam sistem kehidupan yang menyeluruh sehingga memguntungkan semua golongan tidak hanya kaum muslim saja (rahmatan lil ‘alamin). Dengan alasan seperti ini, artikel ini cenderung menekankan dua persyaratan mendasar dalam menyusun strategi pendidikan Islam. Pertama, pada sifat dasar pendidikan Islam. Kedua, pada strategi dalam meningkatkan pendidikan Islam itu sendiri. Pendapat terdahulu datang dengan keyakinan bahwa sebuah institusi pendidikan Islam harus tertanam kokoh dalam fondasi filosofis dan epistemologis Islam yang mencerminkan semua aksinya, mulai dari manajemen, metode belajar mengajar dan metodologi penelitian. Dikemudian hari, misi sebuah institusi pendidikan Islam untuk dicapai melalui usaha-usaha inovatif, dengan melakukan persaingan sejauh ini, pembandingan dan adanya persaingan antara pendidikan Islam dan non-Islam yang sudah ada. Tujuannya adalah menjadi institusi perintis dan terdepan yang nyata, terus berkembang malampaui pengikut dari banyak institute pendidikan Islam kontemporer saat ini.
STRATEGI PENDIDIKAN ISLAM
Terjemah filosof

Merumuskan strategi mewujudkan pendidikan islam tidak terbatas padaagama islam dan  etnis agama secara universal, maka strategi baru dapat di capai dan sukses secara filosofi dan epistimologi


Keberkahan dalam Menjalin Silaturahim



"Indahnya cinta dan silahturahmi"

Seusai Sholat Shubuh aku dikejutkan oleh Bunda 
“Ari, Nenek kamu masuk Rumah Sakit. Bunda harus datang melihatnya“ 
Kulihat wajah bunda nampak sedih. 

Tentu aku harus mendampingi bunda, karena tempat tinggal nenek tidak di Jakarta tapi Sumatera. 

Sementara aku hampir tidak mungkin meninggalkan kesibukanku di Jakata, Apalagi mitra bisnisku dari luar negeri sedang ada di Jakarta untuk menjajaki kerjasama pembelian produksi pabrikku. 

kulihat Bunda sedang sibuk mengemas pakaiannya di kamar.

“Bunda, apa enggak bisa berangkatnya lusa aja” 
kataku dengan lembut.

“Bunda enggak mau ganggu kamu, bunda bisa pergi sendiri kok, antar saja Bunda ke Bandara ya."
kata bunda sambil memasukan pakaiannya kedalam koper.

“Baru minggu lalu bunda ke Dokter dan sekarang masih harus istirahat.“ 
Kataku dengan tetap lembut sambil memegang tas kopernya untuk mencoba menahannya pergi. 
“Lusa aja ya, aku temanin.“

Training Metode Al Qosimi (cepat dan kuat menghafal Al-Qur'an)

 


“Sebaik-sebaik orang diantara kalian adalah mereka yang mempelajari Al qur’an dan mengajarkannya.”(HR. Bukhori)
Hadits itulah yang menjadi motivasi setiap muslim untuk berlomba-lomba menjadi yang hamba terbaik-Nya, melalui Al qur’an. Menghafalkan ayat-ayat Al-qur’an bukan lagi hal asing dewasa ini bahkan ini adalah sebuah keharusan bagi setiap muslim.
Cita-cita ingin hafal Al qur’an menjadi dambaan setiap muslim, alangkah bahagianya jika seseorang dapat meraih cita-citanya tersebut. Setiap muslim punya peluang yang sama untuk bisa hafal Al qur’an. Namun, tidak sedikit yang terkendala dengan metode yang digunakan untuk menghafal Al Qur’an. Dikutip dari buku yang berjudul ANDA PASTI BISA HAFAL AL-QUR’AN Metode Al-Qosimi karya Abu Hurri Al-Qosimi Al-Hafizh.

Sehubungan akan pentingnya mempelajari Al-Qur'an, maka Yayasan Hidayatullah Kota Pontianak akan mengadakan Training Metode Al-Qosimi pada hari Sabru, 15 Agustus 2015 yang bertempat di Aula Asrama Haji, Jl. Sutoyo Kota Pontianak. Dengan harapan peserta dapat memahami metode yang tepat dan kuat dalam menghafal Al-Qur'an dan bisa mengamalkan (menhajarkan) di masyarakat luas.
informasi lebih lanjut, silahkan download brosur di bawah ini. terima kasih...

Haid Wanita Hamil

Pada umumnya, seorang wanita jika dalam keadaan hamil akan berhenti haid (menstruasi). Kata Imam Ahmad, rahimahullah, "Kaum wanita dapat mengetahui adanya kehamilan dengan berhentinya haid".

Apabila wanita hamil mengeluarkan darah sesaat sebelum kelahiran (dua atau tiga hari) dengan disertai rasa sakit, maka darah tersebut adalah darah nifas. Tetapi jika terjadi jauh hari sebelum kelahiran atau mendekati kelahiran tanpa disertai rasa sakit, maka darah itu bukan barah nifas. Jika bukan, apakah itu termasuk darah haid yang berlaku pula baginya hukum-hukum haid atau disebut darah kotor yang hukumnya tidak seperti hukum-hukum haid ? Ada perbedaan pendapat di antara para ulama dalam masalah ini.

Dan pendapat yang benar, bahwa darah tadi adalah darah haid apabila terjadi pada wanita menurut kebiasaan waktu haidnya. Sebab, pada prinsipnya, darah yang terjadi pada wanita adalah darah haid selama tidak ada sebab yang menolaknya sebagai darah haid. Dan tidak ada keterangan dalam Al-Qur'an maupun Sunnah yang menolak kemungkinan terjadinya haid pada wanita hamil.

Inilah madzhab Imam Malik dan Asy-Syafi'i, juga menjadi pilihan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Disebutkan dalam kitab Al-Ikhtiyarat (hal.30) :"Dan dinyatakan oleh Al-Baihaqi menurut salah satu riwayat sebagai pendapat dari Imam Ahmad, bahkan dinyatakan bahwa Imam Ahmad telah kembali kepada pendapat ini".

Dengan demikian, berlakulah pada haid wanita hamil apa yang juga berlaku pada haid wanita tidak hamil, kecuali dalam dua masalah :
1. Talak.
Diharamkan mentalak wanita tidak hamil dalam keadaan haid, tetapi tidak diharamkan terhadap wanita hamil. Sebab, talak dalam keadaan haid terhadap wanita tidak hamil menyalahi firman Allah Ta'ala.

"Artinya : ....Apabila kamu menceraikan isteri-isterimu maka hendaklah kamu ceraikan mereka pada waktu mereka dapat (menghadapi) iddahnya (yang wajar) ...." [Ath-Thalaaq : 1].

Adapun mentalak wanita hamil dalam keadaan haid tidak menyalahi firman Allah. Sebab, siapa yang mentalak wanita hamil berarti ia mentalaknya pada saat dapat menghadapi masa iddahnya, baik dalam keadaan haid ataupun suci, karena masa iddahnya dengan masa kehamilan. Untuk itu, tidak diharamkan mentalak wanita hamil sekalipun setelah melakukan jima' (senggama), dan berbeda hukumnya dengan wanita tidak hamil.
2. Iddah.
Bagi wanita hamil iddahnya berakhir dengan melahirkan, meski pernah haid ketika hamil ataupun tidak. Berdasarkan firman Allah Ta'ala.

"Artinya : Dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu iddah mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya" [Ath-Thalaaq : 4]


[Disalin dari buku Risalah Fid Dimaa' Ath-Thabii'iyah Lin Nisaa' . Penulis Syaikh Muhammad bin Shaleh Al-'Utsaimin, edisi Indonesia Darah Kebiasaan Wanita. Penerjemah. Muhammad Yusuf Harun, MA, Terbitan. Darul Haq Jakarta]

BERDIRI UNTUK MENYAMBUT YANG DATANG

Oleh :
Syaikh Abdul Aziz bin Baz

Pertanyaan.
Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : Ketika seseorang masuk, sementara kami sedang duduk di suatu majlis, para hadirin berdiri untuknya, tapi saya tidak ikut berdiri. Haruskah saya ikut berdiri, dan apakah orang-orang itu berdosa ?

Jawaban
Bukan suatu keharusan berdiri untuk orang yang datang, hanya saja ini merupakan kesempurnaan etika, yaitu berdiri untuk menjabatnya (menyalaminya) dan menuntunnya, lebih-lebih bila dilakukan oleh tuan rumah dan orang-orang tertentu. Yang demikian itu termasuk kesempurnaan etika. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdiri untuk menyambut Fathimah, Fathimah pun demikian untuk menyambut kedatangan beliau [1]. Para sahabat Radhiyallahu ‘anhum juga berdiri untuk menyambut Sa’ad bin Mu’adz atas perintah beliau, yaitu ketika Sa’ad tiba untuk menjadi pemimpin Bani Quraizah.

Thalhah bin Ubaidillah Radhiyallahu ‘anhu juga berdiri dan beranjak dari hadapan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika Ka’ab bin Malik Radhiyallahu ‘anhu datang setelah Allah menerima taubatnya, hal itu dilakukan Thalhah untuk menyalaminya dan mengucapkan selamat kepadanya, kemudian duduk kembali [3]. (Peristiwa ini disaksikan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau tidak mengingkarinya). Hal ini termasuk kesempurnaan etika. Permasalahannya cukup fleksible.

Download Proposal Pembangunan SDIT

Assalamu'alaikum...
semoga segala aktifitas kita diberi kelancaran.. amin...
sobat-sobat sekalian mungkin ada diantara kita yang ingin membangun gedung sekolah dasar Islam terpadu dan kesulitan dalam membuat proposal pembangunan gedung. so di sini saya akan berbagi file tentang proposal tersebut. silahkan sobat klik link di bawah ini. file dalam bentuk rar

Download Proposal Pembangunan Gedung SDIT

Do'a khusus Bagi Mayit

DOA KHUSUS BAGI MAYIT

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ
بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا
يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلبَْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُ
دَارًاخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْل خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ
وَزَوْجًاخَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَاَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَاَعِذْهُ
مِنْ عَذّابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَاوَمَيِّتِنَاوَشَاهِدِنَا
وَغَائِبِنَاوَصَغِيْرِنَاوَكَبِيْرِنَاوَذَكَرِنَاوَاُنْثاَنَا.اَللَّهُمَّ مَنْ اَحْيَيْتَهُ مِنَّافَأَحْيِهِ عَلَى
اْلِسْلمَ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى
اْلِيْمَانِ. اَللَّهُمَّ لتََحْرِمْنَا اَجْرَهُ
وَلتَُضِلَّنَابَعْدَهُ بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. 
“Ya Allah, ampunilah dia, dan kasihanilah dia, sejahterakanlah dia dan ampunilah 
dosa kesalahannya, hormatilah kedatangannya dan luaskanlah tempat tinggalnya,
bersihkanlah dia dengan air, salju dan embun. 

Bersihkanlah dia dari segala dosa sebagaimana kain putih yang bersih dari segala kotoran, dan gantikanlah baginya rumah yang lebih baik dari rumahnya yang dahulu, dan gantikanlah baginya ahli keluarga yang lebih baik daripada ahli keluarganya yang dahulu, dan gantikanlah baginya pasangan yang lebih baik daripada pasangannya yang dahulu dan masukanlah dia ke syurga dan
peliharalah ia dari siksa kubur, dan azab api neraka. 

Ya Allah, ampunilah orang-orang hidup dati kami ataupun yang sudah mati, orang-orang hadir dan tidak hadir dari kami, orang-orang muda dan tua kami, orang-orang lelaki dan perempuan kami.
Ya Allah, orang yang Engkau hidupkan di antara kami, maka hidupkanlah di atas Islam dan
orang yang Engkau matikan di antara kami, maka matikanlah di atas iman. 

Ya Allah, janganlah Engkau jadikan pahalanya tidak sampai kepada kami, dan janganlah Engkau
sesatkan kami sesudahna dengan rahmatMu wahai Dzat yang paling balas kasihan. Segala
puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”